Asal Mula Nama INDONESIA

Saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tangga 17 Agustus 1945, secara jelas Bung Karno menyebut negara ini dengan nama “Indonesia”. Namun sebenarnya kapan kata “Indonesia” mulai dikenal? ini dia kisahnya.

Pada tahun 1847, di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA) atau dalam bahasa Indonesia-nya adalah : “Jurnal Kepulauan Hindia dan Asia Timur”.

Majalah ini dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849  George Samuel Windsor Earl (1813-1865) seorang ahli etnologi bangsa Inggris, ikut bergabung sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA volume IV tahun 1850, Earl menulis artikel berjudul On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations  atau terjemahan dalam bahasa Indonesia adalah “Pada Karakteristik Terkemuka dari Bangsa-bangsa Papua, Australia dan Melayu-Polinesia”.

Dalam artikel tersebut Earl menyatakan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas sendiri ketimbang menggunakan nama Hindia. Menurut Earl kata Hindia tidaklah tepat dan rancu dengan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (“nesos” dalam bahasa Yunani berarti “pulau”).

“… Penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu masing-masing akan menjadi “Orang Indunesia” atau “Orang Malayunesia””.

Dalam artikel ini, Earl lebih memilih nama Malayunesia ketimbang Indunesia, karena menurut Earl nama Malayunesia lebih cocok mengingat wilayah ini memang didiami oleh orang-orang dari rumpun melayu.

Sementara itu di volume yang sama, pada halaman 252-347, James Richardson Logan juga menulis artikel lain yang berjudul Ethnology of the Indian Archipelago (“Etnologi dari Kepulauan Hindia”).

Dalam artikelnya ini, Logan sepakat dengan Earl bahwa sudah saatnya Kelupuan Hindia memiliki nama sendiri sebab istilah Indian Archipelago (“Kepulauan Hindia”) terlalu panjang dan membingungkan. Namun berbeda dean Earl, Logan lebih memilih nama Indunesia dan mengganti huruf “u” dengan “o” agar pengucapannya lebih baik.

Pada halaman 254, Logan menuliskan kalimat :

“Mr Earl menyarankan istilah etnografi “Indunesian“, tetapi menolaknya dan mendukung “Malayunesian”. Saya lebih suka istilah geografis murni “Indonesia“, yang hanya sinonim yang lebih pendek untuk Pulau-pulau Hindia atau Kepulauan Hindia”

Maka sejak itu lahirlah nama INDONESIA.

Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama “Indonesia” dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.

Penggunaan nama Indonesia baru benar-benar mendunia sejak tahun 1884,  ketika Adolf Bastian (1826-1905) seorang guru besar etnologi di Universitas Berlin   menerbitkan buku berjudul Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel (“Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu”) sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara di kepulauan itu pada tahun 1864 sampai 1880.  Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah “Indonesia” di kalangan sarjana Belanda.

sempat timbul anggapan bahwa istilah “Indonesia” itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indië tahun 1918. Pada kenyataannya, Bastian mengambil istilah “Indonesia” itu dari tulisan-tulisan Logan.

Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah “Indonesia” adalah Soewardi Soerjaningrat (Ki Hajar Dewantara) ketika beliau dibuang ke negeri Belanda tahun 1913. Di Belanda, Soewardi Soerjaningrat mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Persbureau.

Nah, itulah sekelumit kisah lahirnya nama INDONESIA. Jadi, sebenarnya istilah Indonesia sudah diperkenalkan kepada dunia sejak tahun 1850 oleh James Richardson Logan.

 

Thiar Bramanthia
Inisiator Akoe IndonesiaKonsultan Kreatif 

77 total views, 2 views today

Thiar Bramanthia

Inisiator AkoeIndonesia, Konsultan Kreatif dan Digital Marketing, Pemerhati Budaya Nusantara dan Blogger yang doyan kopi kental sambil dengerin musik metal.

One thought on “Asal Mula Nama INDONESIA

  • January 18, 2017 at 6:30 pm
    Permalink

    Sangat bagus dan sangat membantu untuk mengenal lebih jauh lagi tentang Indonesia…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *