Cara Membuat Resolusi Paling Jitu

Kita telah tiba pada penghujung tahun 2016, dan akan segera menyongsong tahun baru 2017. Tahun yang semestinya kita sambut dengan suka cita dan penuh keyakinan bahwa kita akan menjalaninya jauh lebih baik dibandingkan tahun 2016.

Seperti biasa, setiap akhir tahun banyak orang yang membuat Resolusi agar Tahun mendatang dapat dijalani dengan baik dan terukur. Sebenarnya seberapa penting sih kita membuat resolusi tahunan ? lalu bagaimana cara yang baik dan benar dalam menyusun Resolusi Tahunan ?

Mari kita bahas satu persatu.

Apa itu Resolusi?

Resolusi adalah titik-titik pixel pada gambar… oops! bukaaan…. bukan itu.
Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia,

“re·so·lu·si adalah putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal.”

Bagaimana ? cukup dimengerti atau malah tambah bingung 🙂

Baik, akoe akan coba gambarkan dengan bahasa yang lebih sederhana :

resolusi adalah sebuah pernyataan sikap atau janji kita pada diri sendiri untuk melakukan sesuatu dalam rangka mencapai tujuan yang telah kita tetapkan sendiri, secara tertulis.”

Sudah mendapatkan gambaran yang lebih jelas ?

Lalu, apakah membuat Resolusi itu penting ? penting gak penting sih…  Yang pasti, dengan menuliskan semua target serta langkah yang akan dikerjakan guna mencapai target tersebut, akan memudahkan kita dalam mengelola dan mengevaluasi pencapaian kita dalam satu tahun kedepan.

Oke, sekian dulu basa-basinya. Kita langsung saja masuk ke inti persoalan. “Bagaimana cara membuat Resolusi yang benar-benar jitu.” Sudah siap ?

Mari kita mulai….

1.Bersyukur atas Nikmat-Nya

Jangan lupa untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT limpahkan kepada kita sepanjang tahun 2016.

Wujud dari rasa syukur itu adalah dengan melakukan evaluasi atas segala yang sudah kita lakukan selama satu tahun belakangan.

Luangkan waktu sejenak untuk merenung dan mengingat Nikmat apa saja yang telah kita terima. Tidak perlu ditulis, cukup renungkan saja.

Ingat-ingat juga apa hal baik yang telah kita lakukan, dan tanamkan didalam hati bahwa kita akan terus melakukan kebaikan-kebaikan tersebut.

Lalu ingat-ingat juga hal buruk apa yang pernah kita lakukan, dan berjanjilah untuk tidak akan pernah mengulanginya lagi.

CATATAN PENTING !!!
Jangan mengingat-ingat apalagi menyesali KEGAGALAN-mu. Cukup ingat-ingat hal BURUK apa saja yang pernah kamu lakukan, dan berjanjilah untuk tidak mengulanginya lagi.

Mengapa jangan menyesali kegagalan ?

“Sesungguhnya kegagalan adalah bagian dari Nikmat Tuhan yang diberikan agar kita mampu menjalani hidup dengan lebih baik lagi”

Sekarang kita akan mulai menuliskan Resolusi untuk tahun depan. Siapkan Kertas Kosong dan Pulpen atau Spidol. Sudah ? yuuk maree…

1. Jadikan Daftar Impian Sebagai Acuan

Buat kamu yang sudah pernah ikutan Seminar Akoe Indonesia tentunya sudah tidak asing dengan yang namanya Daftar Impian bukan ? – buat yang belum pernah ikutan, silahkan download eBook “Akoe Indonesia” yaaa –

  • Ambil Lembar Impian-mu, baca dengan cermat, lalu pilih yang kira-kira bisa kamu capai dalam setahun kedepan. Jangan banyak-banyak. Cukup 2 atau 3 impian saja, agar langkah kita bisa lebih FOKUS.
    Bagaimana jika ternyata impian kita rasanya tidak ada yang bisa dicapai dalam setahun ? Tidak masalah. Pilih saja yang kira-kira menjadi prioritas jangka pendek.
  • Tulis ulang 2 atau 3 Daftar Impian yang sudah kamu pilih tadi kedalam kertas kosong yang sudah disiapkan.

2. Berkenalan dengan mimpi-mu

Misalkan kamu meilih dan menuliskan mimpi : “Memberangkatkan Orang Tua Naik Haji”. Bagaimana cara mencapainya ?

Mungkin kamu akan berpikir caranya adalah : Menabung, Cari Kerja, Ngumpulin duit, dan lain seterusnya dan seterusnya….

Bukaaan… bukan itu caranya. Masih ingat dengan Slide dibawah ini ?

 

Yup, kita tidak perlu terpaku pada proses. Yang perlu kita lakukan adalah berusaha mengenal lebih akrab dengan mimpi-mimpi kita.

Masih ingat materi Akoe Indonesia yang satu ini ?:

“Jika kita tidak pernah menyimpan mimpi kita kedalam pikiran kita, maka jangan salahkan Tuhan jika mimpi kita tidak terwujud”

Tentunya kamu masih ingat bahwa otak manusia hanya akan menyimpan sesuatu yang pernah kita lihat, dengar, kecap atau raba. Artinya otak hanya akan menyimpan sesuatu yang kita KENAL !

Untuk itu kita harus berkenalan secara akrab dengan mimpi-mimpi kita. Saat kamu menuliskan mimpi-mimpi kedalam Daftar Impian, sesungguhnya kamu baru menuliskan ide tentang mimpi tersebut, namun belum benar-benar mengenalnya.

Jika tadi kamu menuliskan mimpi “Memberangkatkan Orang Tua Naik Haji“. Yang kamu tuliskan barulah ide tentang “memberangkatkan orang tua naik haji”. Tapi mungkin kamu belum benar-benar kenal dengan yang namanya “memberangkatkan orang tua naik haji”.

Atau misalkan kamu menuliskan mimpi “Melanjutkan Sekolah ke Amerika”. Ketika itu kamu baru menyampaikan ide untuk “Melanjutkan Sekolah ke Amerika”. Tapi kamu belum benar-benar kenal dengan makhluk yang bernama “Melanjutkan Sekolah ke Amerika“.

Ya, kita belum kenal. Seperti pepatah yang mengatakan : Tak Kenal maka…. mari kita kenalan”.

Cara berkenalan yang baik adalah dengan merubah perilaku kita agar bisa lebih akrab dengan mimpi kita tersebut.

“Beranilah Bermimpi dan Hidup bersama mimpi-mu setiap hari”

Untuk bisa mengenal secara akrab dan hidup bersama mimpi kita setiap hari adalah dengan cara melakukan kebaikan-kebaikan yang mendekatkan kita kepada mimpi-mimpi tersebut.

Contoh :

Katakanlah mimpi kita : “Memberangkatkan orang tua naik Haji.”

Kebaikan-kebaikan yang harus dilakukan adalah :

  1. Mempelajari hal-hal tentang Ibadah Haji
  2. Bergaul dengan orang-orang yang sudah pernah naik haji atau minimal umroh
  3. Perbanyak teman yang memiliki hubungan dengan Travel Haji & Umroh

Lho… ? kan yang mau berangkat Haji orang tua kita, kenapa kita yang belajar tentang Ibadah Haji?

Sekali lagi, kita tidak bicara proses. Kita hanya berusaha memperbaiki kualitas pribadi yang bisa mendekatkan kita dengan mimpi tersebut. Agar kita semakin “kenal”.

Dengan kita rajin mempelajari tentang ibadah Haji serta bergaul dengan mereka yang sudah haji maka persoalan “Haji” ini akan semakin ter-internalisasi kedalam pikiran kita, akan tersimpan didalam memori otak kita. Hingga kita benar-benar kenal dengan urusan Haji.

Soal  dari mana biaya untuk memberangkatkan orang tua naik haji? jangan dipikirin. Siapa tahu dengan kita semakin paham tentang Haji, justru akan membuka jalan untuk memberangkatkan mereka naik Haji dalam waktu yang jauh lebih cepat. Siapa tahu ?

Contoh lainnya lagi.

Misal, mimpi kita adalah : “Melanjutkan Sekolah ke Amerika”.

Hal baik yang harus dilakukan adalah :

  1. Belajar Bahasa Inggris sampai benar-benar mahir.
  2. Memperbanyak baca buku berbahasa Inggris.
  3. Mencari tahu tentang sekolah-sekolah terbaik di Amerika
  4. Hadir dalam seminar-seminar tentang sekolah di Amerika
  5. Bergaul dengan orang-orang yang pernah sekolah di Amerika

Masih sama dengan sebelumnya, kita tidak bicara proses “bagaimana bisa sekolah ke Amerika”. Kita hanya berusaha meningkatkan kualitas pribadi agar lebih pantas untuk “Melanjutkan Sekolah ke Amerika”.

Siapa tahu, dengan sering hadir di seminar-seminar dan bergaul dengan mereka yang pernah sekolah di Amerika, malah kamu ketemu jalan kemudahan yang tidak terduga-duga.

Oke ? Sekarang coba pikirkan, kebaikan-kebaikan apa yang bisa kamu lakukan selama satu tahun kedepan agar kamu bisa lebih kenal dengan mimpi-mimpi kamu.

Lalu tuliskan …!

3. Perindah Daftar Resolusi

Ini sih Nice to Have. Tapi tidak ada salahnya menulis ulang semua target-target kita termasuk Hal-hal baik yang ingin dilakukan tadi kedalam Daftar yang lebih rapi dan indah.

Setelah itu tempelkan ditempat yang mudah kamu lihat setiap hari.

Selanjutya :

Selalu Baca Resolusimu, dan berusaha hidup bersama semua mimpimu setiap hari

Bagaimana ? sudah paham ? gampang banget kan ?

Selamat membuat Resolusi, Selamat Tahun Baru.

Thiar Bramanthia
Inisiator Akoe IndonesiaKonsultan Kreatif 

  • Share post

Inisiator AkoeIndonesia, Konsultan Kreatif dan Digital Marketing, Pemerhati Budaya Nusantara dan Blogger yang doyan kopi kental sambil dengerin musik metal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *