Sejarah Singkat Akoe Indonesia

Tahun 2009

Thiar Bramanthia mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam proses kreatif acara “Festival Museum Nusantara 2010” yang diselenggarakan oleh Taman Mini Indonesia Indah. Selama proses penggalian ide telah membuka matanya akan kebesaran Indonesia. Namun sayangnya sisa-sisa kebesaran itu bahkan tidak terlihat sedikitpun dimasa sekarang.

Sejak itulah ide “Akoe Indonesia” muncul dan mulai dirangkai dalam sebuah jurnal, yang kemudian hari menjelma menjadi sebuah buku berjudul “Akoe Indonesia”.

Tahun 2010

Melalui perjumpaannya dengan Bapak A. Riawan Amin (mantan CEO Bank Muamalat), Thiar Bramanthia mulai memasukkan materi tentang ekonomi dan enterpreneurship.

Tahun 2011

Kembali Thiar Bramanthia dipertemukan dengan tokoh ekonomi Indonesia, Bapak Syafii Antonio. Konsep Ekonomi Syariah pun mulai memperkaya materi Akoe Indonesia, ditambah dengan materi pembentukan mental wirausaha berlandaskan spiritualitas.

Tahun 2012

Materi Akoe Indonesia mulai menemukan karater-nya ketika Thiar Bramanthia bertemu dengan dua tokoh budayawan ternama di Indonesia yaitu musisi Dwiki Dharmawan dan Budayawan Yudi Latif. Maka lengkaplah sudah konsep dasar Akoe Indonesia yang kemudian mengusung tema : “Pembentukan Karakter Pancasila dan Mental Wirausaha“.

Tahun 2013

Setelah melalui beberapa kali revisi, akhirnya Gerakan #AkoeIndonesia resmi diluncurkan ke sekolah-sekolah dan kampus di Indonesia secara cuma-cuma.

Seluruh biaya gerakan ditanggulangi secara mandiri oleh inisiator dan dari hasil penjualan Merchandise.

Tahun 2016

Ini adalah tahun penuh berkah bagi #AkoeIndonesia. Setelah tertatih-tatih selama kurang lebih 3 tahun, pada bulan Juni 2016 #AkoeIndonesia mendapatkan suntikan darah segar dari Perusahaan penghasil Nata deCoco – INACO – yang bersedia menjadi Sponsor Utama untuk membiayai gerakan #AkoeIndonesia, dengan kontrak pertama sebanyak 30 event (sekolah dan kampus).

Tahun 2017

Setelah menyelesaikan program di beberapa Sekolah Menengah dan Kampus di Indonesia, gerakan #AkoeIndonesia mulai menyasar komunitas-komunitas lain selain komunitas akademis. Mulai Tahun 2017 #AkoeIndonesia gencar mengunjungi kedai-kedai kopi sambil menjalankan kampanye Kopi Sehat ala Indonesia. Kegiatan di kemas dalam bentuk TalkShow membahas berbagai peluang usaha dan inovasi di bidang per-kopi-an.

Tahun 2018

Saatnya #AkoeIndonesia merambah ke dunia Digital dengan meluncurkan Mobile Apps AkoeIndonesia versi 1.0. Melalui mobile apps ini diharapkan penyebaran AkoeIndonesia bisa lebih cepat dan massive lagi.

304 total views, 1 views today